Penyebab mohamed salah di jual roma ke liverpool pada 2017

Direktur Olahraga AS Roma, Ramon Rodriguez Verdejo, mengungkapkan alasan utama timnya menjual Mohamed Salah ke Liverpool pada bursa transfer musim panas 2017. Pria yang biasa disapa Monchi itu mengaku, menjual Salah merupakan sebuah kewajiban.

Sebab, saat itu hanya Salah yang dapat dijual dengan harga mahal. Saat itu, Roma membutuhkan dana dalam jumlah besar agar terhindar dari aturan Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA.

Karena itulah, Salah dilego ke Liverpool seharga 42 juta euro atau sekira Rp732,6 miliar. Salah pun membayar harga mahal yang ditebus Liverpool lewat cara yang brilian. Winger berpaspor Mesir itu keluar sebagai top skor Liga Inggris 2017-2018 dengan koleksi 32 gol.

Selain itu, Salah juga finis di posisi dua pencetak gol terbanyak Liga Champions 2017-2018 dengan raihan 10 bola. Alhasil, Liverpool finis di posisi empat Liga Inggris, plus hampir menjadi jawara di Liga Champions.

Saat itu kami menghindari potensi hukuman dari UEFA. Kami tidak hanya menjual Momo (Salah), namun juga Antonio Rudiger (Chelsea), Mario Rui (Napoli) dan Leandro Paredes (Zenit st Peterburg),” kata Monchi mengutip dari Calciomercato, Selasa (18/9/2018.

Meski begitu, dijualnya nama-nama di atas dapat disiasati Monchi lewat cara yang brilian. Pria asal Spanyol itu mampu menggantikan pemain-pemain di atas dengan personel yang harganya jauh lebih miring, namun dapat tampil prima.

Ambil contoh Cengiz Under yang didatangkan seharga 13 juta euro (Rp226 miliar) dan kemudian muncul sebagai pemain andalan. Pemain yang digaet dari Istanbul Basaksehir itu mengemas delapan gol musim lalu. Salah satu golnya meloloskan Roma ke perempatfinal Liga Champions 2017-2018 usai mencetak gol tunggal saat bertemu Shakhtar Donetsk di Ukraina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *